Mengulik 5 Poin Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Ekspor Barang Ke Amerika Serikat

Kegiatan ekspor ke AS dapat memungkinkan pelaku usaha untuk menciptakan trading lintas negara. Dewasa ini pemerintah Indonesia berupaya untuk meningkatkan devisa dengan menggenjot laju kirim barang ke luar negeri. Untuk mengirimkan barang yang diekspor indonesia ke amerika serikat, anda perlu memperhatikan poin poin berikut ini.

 


Poin Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Ekspor Barang Ke AS
1. Standar Pelayanan
Tak hanya sebelum mengekspor barang saja yang harus diteliti, sesampainya barang yang dikirim juga masih harus diteliti dengan benar. Layanan ketika barang tiba di pemberhentian merupakan hal yang sangat penting. Apabila barang yang dikirim tidak ditangani oleh petugas pabean dengan benar, maka kegiatan ekspor barang ke AS menjadi bermasalah.


Barang yang tidak ditangani dalam tempo 15 hari setelah kedatangan, kemudian akan dimasukkan ke dalam gudang GO. Masuknya barang kiriman di gudang GO akan membebankan biaya yang sangat tinggi. Biaya tersebut tentunya ditanggung oleh anda sebagai pengirim beserta calon importir atau pihak yang menerima barang kiriman.


2. Audit Kualifikasi Agensi
Perlu anda ketahui, semua lembaga pengiriman barang yang bergerak di jalur Amerika harus terdaftar di FMC Amerika. Barang yang diekspor Indonesia ke Amerika Serikat melalui sebuah lembaga harus memiliki kode resmi NVOCC. Kode tersebut sebagai syarat ijin lisensi pengiriman barang. Jika anda menggunakan lembaga ekspor yang tidak terdaftar FMC. maka AS tidak bertanggung jawab. 


Lembaga yang tidak terdaftar FMC juga secara otomatis tidak akan mendapat perlindungan hukum yang berlaku. Jadi, ketika anda mengirimkan barang yang tak kunjung datang di negara tujuan, pihak negara AS tidak akan ikut campur dan bertanggung jawab mengenai hal tersebut. Oleh sebab itu, pastikan anda menggunakan lembaga ekspor yang terdaftar FMC.


3. Pemberitahuan Bea Cukai
Hal lain yang perlu anda perhatikan selanjutnya adalah memberitahukan pabean mengenai bea cukai pengiriman barang. Terlebih dahulu anda harus melampirkan PEB (Surat Pemberitahuan Ekspor Barang) beserta beberapa berkas yang sudah anda siapkan. Perlu diketahui, untuk mengekspor barang anda tetap harus mengunjungi kantor bea cukai.


Tujuan mendatangi kantor bea cukai adalah untuk menandatangani beberapa berkas barang yang diekspor Indonesia ke Amerika Serikat. Penandatanganan berkas ini tidak boleh diwakilkan oleh pihak lain. Setelah dokumen ditandatangani, anda akan mendapatkan Nota Persetujuan Ekspor atau (NPE). Nota ini menunjukkan bahwa anda sah mengekspor barang ke AS.


4. Mengetahui Batas Berat
Batas berat yang dimaksud adalah berat kargo + berat kontainer. Melalui kebijakan Amerika Serikat, batas berat kontainer kecil mencapai 17,3 ton. Sedangkan untuk kontainer besar, batas beratnya ialah 19,5 ton. Namun, besaran tersebut bisa saja berubah sesuai dengan ketentuan tiap tiap pemberhentian. Baik pelabuhan, bandara, stasiun atau tempat pemberhentian lain.


5. Konfirmasi Tujuan Secara Rinci
Kebanyakan pemberhentian di Amerika Serikat memiliki gudangnya masing masing. Jadi, sangat penting bagi anda untuk mengonfirmasi tujuan akhir pengiriman. Selain itu, terdapat beberapa daerah di Amerika Serikat yang memiliki kesamaan nama. Oleh sebab itu, anda perlu cek ulang tujuan kiriman barang yang diekspor Indonesia ke Amerika Serikat. 


Melalui kemajuan teknologi, kini semua orang bisa melakukan ekspor barang ke luar negeri termasuk ke Amerika Serikat. Namun, ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan sebelum melakukan kegiatan ekspor. Setelah memahami penjelasan dalam ulasan tersebut, anda bisa meminimalisir hal hal yang tak diinginkan selama proses ekspor barang.